Biyan Wanaatmadja, Berawal dari Empat Buah Mesin Jahit

Mengawali karir perancangnya lewat empat buah mesin jahit, Biyan Wanaatmadja berhasil menjadi desainer kenamaan. Bahkan dia telah memiliki tiga label, yakni Biyan Wanaatmadja, Studio 133, dan XML.

Biyan memulai karir pada tahun 1984 sepulang dari menempuh pendidikan di Mueller & Sohn Privat Mode Schule, Duesseldorf, Jerman. Hebatnya, dalam jangka empat tahun, dia menjadi pemenang best Indonesian designer dari Indonesia Fashion Journalist.

Krisis moneter pada tahun 1999 sempat membuat bisnisnya limbung. Menyerah? No! Biyan menyiasati dengan meluncurkan rancangan ketiganya dengan label XML. Sifat anti menyerahnya ini membuahkan hasil dengan berdirinya outlet Biyan Wanaatmadja di Singapura dan Hong Kong.

Related Posts

Baju Tenun Dinikmati Pasar, Anne Avantie, Sang Ratu Kebaya, Adjie Notonegoro Mencipta Kreasi dari Karung Goni, Grosir Baju Batik, Gambar Kain Tenun Semakin Berwarna, Kain Tenunan Indonesia Tak Terkalahkan, Gambar Tenun Mengikuti Zaman, Belanja On Line, Gaya Hidup Baru, Ikat Indonesia Berpotensi Sebagai Sumber Devisa Negara

One comment

  1. Salut deh, sebagai sesama profesi masing2 jalan ditempuh danberbeda2 hasilnya ,namun saya sangat berbesar hati melihat potensi yg dapat menghasilkan ,hal luar biasa dapat menambah motivasi dan fokus saya, terima kasih

Leave a comment