Buya Sabe Khas Donggala

Jika Anda memiliki kesempatan bepergian ke Donggala, tengoklah Desa Towale, Banawa. Di sana Anda akan menemukan rutinitas menenun. Hampir semua perempuan di desa ini mengisi waktu senggangnya dengan menenun

Desa Towale memang terkenal dengan kain tenunnya yang disebut Buya Sabe atau Sarung tenun Donggala. Kain ini ditenun menggunakan benang sutera yang diberi pewarna alami, yang kebanyakan mengambil warna hitam, ungu dan kuning.

Harga jual dari Buya Sabe pun tinggi, bisa mencapai angka Rp. 600.000 per kain. Rumitnya proses pembuatan dan butuhnya keahlian khusus dalam menenunnya, sangat wajar jika satu kain baru jadi setelah memakan waktu 1-2 minggu atau bahkan sebulan.

Related Posts

Suku Baduy Pamerkan Kain Tenun Khas Baduy, Pengertian Tenun, Motif Kain Tenun Menyimpan Filosofi, Alfonsa Peduli Tenun Flores, Tapis Lampung, Tenun Melayu Asli Indonesia, Motif Batik Perlambang Kebudayaan, Kain Cantik Bernama Songket Riau, Uang Pertama Berbahan Kain Tenun

One comment

  1. Kain buya sabe itu seperti apa ya? Punya gambarnya ga? Kalo kain buya itu utk baju atau sarung ya? Punya koleksi kain songket juga?

Leave a comment