Kain Batik


19
Sep 10

Batik Jawa Timur Tak Kalah dengan Batik Jawa Tengah

Akibat dari masuknya seni batik ke daerah Mojokerto, terutama ke Desa Majan dan Simo, membuatnya menjadi salah satu produsen batik di Jawa Timur. Jadi, jika Anda berkunjung ke Mojokerto, sempatkan diri untuk mampir ke Desa Majan dan Simo.

Di sana Anda akan menjumpai seni batik khas Jawa Timur yang tidak kalah dengan Jawa Tengah. Bahkan untuk masalah kualitas, batik asal Mojokerto ini layak untuk dipasarkan ke ranah internasional.

Sedangkan kekhasan dari batik-batik di daerah tersebut adalah memiliki warna babaran merah menyala yang diambil dari kulit mengkudu dan warna lainnya diambil dari pohon tom.


19
Sep 10

Pengaruh Perang Diponegoro pada Batik Majapahit

Masa perang adalah masa dimana terjadi banyak pengungsian. Dari sana lah terjadi perpaduan budaya antar daerah. Sama halnya yang terjadi dengan masuknya batik di wilayah Mojokerto.

Ternyata pembatikan di Desa Majan dan Simo, Mojokerto memiliki hubungan erat dengan zaman peperangan Pangeran Diponegoro 1825-1830. Dalam berkecambuknya peperangan antara tentara kolonial Belanda dengan pasukan-pasukan Pangeran Diponegoro, sebagian pasukan mengundurkan diri ke arah timur, yang sekarang daerahnya bernama Majan.

Kemunduran inilah yang membuat pasukan mengungsi dan menetap di daerah Majan. Maka dimulailah penyebaran seni batik yang merupakan buah dari zaman perang Diponegoro.


19
Sep 10

Batik Tulungagung

Sebagian besar orang tidak terlalu mengetahui bahwa Tulungagung adalah salah satu pusat produksi batik di Jawa Timur.  Bahkan terkenal dengan sebutan BTA atau Batik Tulungagung.

Namun, nama BTA pada masa kini lebih terkenal sebagai nama perempatan di daerah Kepatihan, tepatnya sebelah timur dari Gedung Pemerintahan Kabupaten Tulungagung.

Berbagai motif batik Tulungagung, sekitar 300 hingga 500 motif yang ada. Bahkan motif yang sudah ada tersebut bisa dikembangkan menjadi 1500 motif percampuran warna yang dominan.

Salah satunya yang masih tenar adalah perusahaan batik Barong Gung yang berada di Desa Mojosari, Kalangbret, Tulungagung, tepatnya berada di sebelah barat dari pusat pemerintahan Kabupaten Tulungagung.


19
Sep 10

Batik Yogyakarta vs Batik Surakarta

Pembatikan disinyalir mulai dikenal sejak zaman Majapahit, namun perkembangan batik sebenarnya mulai menyebar pesat ketika terpecahnya Mataram menjadi Surakarta dan Yogyakarta. Dua kota inilah yang kerap menjadi patokan batik dari para pecinta batik.

Kedua tempat ini walaupun berdekatan, memiliki karakteristik batik yang sangat berbeda. Jika Surakarta lebih cenderung feminim, maka Yogyakarta lebih mengangkat kemaskulinan.

Melihat pewarnaan kedua tempat ini juga memiliki ciri khas. Warna dasar batik Yogyakarta kerap memakai warna putih. Sedangkan Surakarta berwarna cokelat muda. Jika menengok pada perbedaan motif, Yogya pun lebih cenderung tegas, jelas dan besar. Surakarta kerap memberikan motif rumit dengan detail-detail kecil.


19
Sep 10

Batik Tulungagung dan Majapahit

Menelusuri sejarah masuknya batik di setiap daerah selalu menyimpan pengetahuan tersendiri. Seperti halnya sejarah masuknya batik ke daerah Tulungagung, dimana dulunya sebagian daerah Tulung Agung hanya terdiri dari rawa-rawa.

Dalam sejarah, dulunya wilayah Tulungagung dikenal dengan nama daerah Bonorowo, yang saat berkembangnya Majapahit daerah itu dikuasai oleh seseorang yang bernama Adipati Kalung, dan tidak mau tunduk kepada Kerajaan Majapahit.

Diceritakan, Adipati tewas oleh aksi polisionil yang dilakukan Majapahit dalam pertempuran yang terjadi di sekitar daerah yang sekarang bernama Kalangbret. Hingga kemudian wilayah Bonorowo ditinggali prajurit dan kerajaan Majapahit dengan membawa kesenian membuat batik.

Page 7 of 7« First...34567