Kain Indonesia


23
Jun 10

Gambar Tenun Mengikuti Zaman

Motif atau corak adalah hal yang selalu mendapat perhatian penuh dari sehelai kain tenun. Perlu diketahui bahwa motif tenunan yang dianggap tertua adalah motif geometris, seperti segi empat, belah ketupat, bintang, dan lingkaran.

Kemudian motif berkembang menjadi gambar abstraksi (gambar tenun yang tak sesuai bentuk asli, namun mengikuti gaya tertentu), biasanya menyerupai tumbuhan, hewan atau manusia.

Gambar tumbuhan seringkali merupakan adaptasi dari daun, kuncup, buah atau sulur tumbuhan, seperti yang tampak pada tenunan Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Ambon.

Sedangkan gambar hewan dan manusia, seringkali muncul pada kain tenun NTT. Pada Ulos Batak, motif hewan atau manusia, dibentuk menggunakan manik-manik.


23
Jun 10

Keragaman Motif Tenun yang Memukau

Seorang perajin tenun tidak hanya dituntun untuk telaten. Dia juga harus mampu berkreasi dalam menciptakan motif tenun. Sehingga nantinya konsumen tidak merasa bosan dengan kain tenun.

Terbukti beberapa daerah terdapat kain tenun yang mempunyai motif hias yang berbeda, walaupun teknik pengerjaannya sama.

Dari motif tenun yang sederhana hingga rumit, masing-masing memberi keindahan serta kehalusan yang memukau. Dan sangat menarik minat pecinta tenun.

Selain itu, adanya nilai filosofi menjadikan para penikmat kain tenun di seluruh dunia mengakui bahwa estetika kain tenun di Indonesia begitu beragam dan bernilai tinggi.


23
Jun 10

Motif Kain Tenun Menyimpan Filosofi

Berbicara motif kain tenun di Indonesia, pasti tidak ada habisnya. Terdapat banyak produsen di berbagai daerah yang memiliki kekhasan dalam motif.

Tidak hanya satu, dua buah, tetapi berpuluh bahkan beratus motif untuk setiap lokasi. Selain itu, motif-motif tersebut memiliki keragaman yang tidak lepas dari latar sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

Adanya unsur tradisi dan adat istiadat kerap membuat motif memiliki makna filosofi. Seperti halnya pada motif batang pinang pada kain songket Minangkabau yang mengandung makna perumpamaan sifat mulia manusia, yaitu sifat lurus dan jujur.

Dan masih banyak lagi motif-motif batik yang menyimpan kekayaan makna filosofi yang menambah kekayaan budaya Indonesia.


23
Jun 10

Daya Beli Batik

Batik telah menjadi kain yang mendunia. Tidak hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga penduduk di belahan dunia lain.

Banyaknya ragam motif dan keunikan, membuat keelokan batik semakin diminati oleh konsumen. Selain itu, produk batik sekarang tidak hanya terbatas dengan pakaian.

Para produsen mulai berkreasi dengan batik. Sehingga batik dapat dinikmati dalam bentuk taplak, tas, sarung bantal, bahkan sepatu.

Di sisi lain, semakin hari harga batik cukup mampu dijangkau oleh semua kalangan. Sehingga membuat daya beli batik dari para konsumen menjadi meningkat. Maka tidak diragukan lagi pasar jual batik semakin luas dan mumpuni.


23
Jun 10

Ikat Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur adalah salah satu daerah produksi tenunnya yang siap bersaing. Hampir setiap daerah di NTT memiliki produsen kain tenun ikat.

Konsumen tidak perlu takut dengan kemonotonan dari motif tenun. Cukup banyak desa di NTT yang mempunyai sentra penenun, sehingga makin banyak pula pilihan motif tradisional tenun.

Salah satu yang cukup terkenal, Tenun Ikat Khas Waingapu, Sumba Timur, NTT. Motif yang sering mereka pergunakan, adalah motif hewan dan tumbuhan, seperti udang, penyu, buaya, serta pohon andung.

Tak lupa, kandungan filosofi masih mewarnai motif kain ikat Nusa Tenggara Timur. Seperti motif penyu dan buaya yang merupakan lambang keagungan dan kebesaran.


23
Jun 10

Warna-warni Ikat Sumbawa

Tenun ikat Sumbawa, bukanlah sembarang produk tenun. Kain tenun ini istimewa karena dihasilkan oleh wanita di kampung halaman dengan ketelatenan yang tinggi. Serta masih menggunakan teknik manual, Alat Tenun Bukan Mesin.

Produk tenun ini bisa awet hingga puluhan tahun. Selain itu, telah dipamerkan hingga ke luar negeri dengan nilai puluhan juta rupiah.

Seperti kain tenun khas daerah lain, Tenun ikat Sumbawa memiliki corak warna dan motif berbeda.

Ikat Sumbawa memiliki warna dasar alami, yakni warna pohon dan tanah. Sedangkan untuk hiasan tambahan mengambil motif tumbuhan berupa bunga atau hewan (gajah).


23
Jun 10

Tenun Ikat

Dibanding dengan batik, kain tenun ikat memiliki garis-garis yang tegas dan pola yang memiliki banyak sudut. Namun, hal tersebut tidak mengurangi keindahan motif kain pada tenun ikat itu sendiri.

Pada dasarnya pola motif tenun dibuat dengan cara mengikat setiap lembar benang dalam motif tertentu lalu dicelupkan ke dalam bahan pewarna. Barulah kemudian kegiatan menenun dapat dilaksanakan dengan mengikuti pola yang telah terbentuk.

Terdapat tiga jenis tenun ikat; yaitu tenun ikat lungsi, tenun ikat pakan, dan tenun ikat ganda atau double. Di Indonesia, untuk tenun ikat ganda hanya ada di Bali. Tepatnya di Tenganan, Karangasem. Kainnya dinamakan kain grinsing.


23
Jun 10

Ikat Indonesia Berpotensi Sebagai Sumber Devisa Negara

Keberadaan ikat Indonesia memberi warna tersendiri bagi kekayaan budaya bangsa. Kain ikat tidak hanya sebagai aset, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber devisa negara.

Potensi tersebut muncul, mengingat kain ikat sekarang tidak hanya sekadar menjadi simbol adat. Kain ikat telah menjadi produk modern, tidak lagi menjadi bahan yang bersifat konvensional.

Apalagi perkembangan jaman sangat mendukung dan memudahkan manusia untuk berkreasi. Sehingga kain ikat tidak hanya diproduksi sebagai pakaian.

Produk tas, sajadah, karpet, bed cover dan masih banyak lagi, mulai dijajal para produsen dan distributor kain ikat. Maka tidak salah lagi, peluang sebagai sumber devisa negara sangat terbuka.

Page 12 of 12« First...89101112