Sejak zaman penjajahan, kebaya tidak hanya berperan sebagai pakaian penutup tubuh. Kebaya juga dianggap memiliki kekuatan sebagai simbol perjuangan. Contohnya Kartini dan Dewi Sartika, sosok pejuang hak-hak perempuan yang identik dengan kebaya.
Tak salah jika kebaya menjadi simbol karakter perjuangan wanita Indonesia. Pasalnya, kebaya merupakan salah satu busana nasional yang dinilai mampu merepresentasikan karakter kuat yang dimiliki wanita Indonesia.
Walaupun zaman perang telah usai, kebaya tetap menjadi kekuatan di bidang kebudayaan. Tak dipungkiri bahwa sekarang kebaya telah mengalami modifikasi. Namun, bukan bermaksud membunuh keklasikannya, justru upaya ini menjadi salah satu cara untuk menginternasionalkan kebaya.
Ayo Gabung dengan Klub Email kami..
Masukkan nama dan email Anda disini. Gratis kok.