Kriya Tenun

Proses pembuatan kriya tenun ada yang menggunakan teknik mesin dan alat tenun bukan mesin. Pada proses menenun dengan ATBM, benang dipasang pada alat dengan posisi membujur dan melintang seperti teknik menganyam.

Benang yang melintang horizontal [benang pakan] dirangkai dengan benang yang membujur vertical [benang lungsi]. Sehingga nantinya warna-warni dari benang akan membentuk motif tertentu.

Jenis kriya tenun yang sering dihasilkan adalah tenun ikat dan songket. Istilah ikat diambil karena sebelum ditenun, helaian benang diikat dan dicelupkan ke dalam pewarna terlebih dahulu.

Sedangkan untuk pusat kriya tenun di Indonesia menyebar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTB, dan NTT.

Ayo Gabung dengan Klub Email kami..

Masukkan nama dan email Anda disini. Gratis kok.

Your Privacy is SAFE

Related Posts

Warna-warni Ikat Sumbawa, Tenun Ikat, Keragaman Motif Tenun yang Memukau, Kain Tenunan Indonesia Tak Terkalahkan, Ikat Nusa Tenggara Timur, Motif Kain Tenun Menyimpan Filosofi, Gorden Tenun Mulai Diminati Pasar, Gambar Tenun Mengikuti Zaman, Ikat Indonesia Berpotensi Sebagai Sumber Devisa Negara

Leave a comment