Menjadi narapidana, bukan berarti hanya duduk diam terkurung di sel penjara. Banyak keterampilan yang diberikan pada narapidana untuk mengisi waktu dan mengurangi beban psikologi. Dengan keterampilan ini, diharapkan para narapidana dapat menggunakannya untuk usaha atau kursus.
Salah satu keterampilan yang diberikan adalah membatik. Sebagian besar para napi wanita membatik dengan gaya kontemporer dibandingkan klasik. Kecenderungan memilih gaya kontemporer, dikarenakan mereka lebih bisa menuangkan ide dengan bebas dan dapat keluar dari pakem corak batik klasik yang cukup rumit.
Walaupun dibuat di balik penjara, batik-batik mereka ternyata cukup diterima oleh pasar. Terbukti adanya sejumlah pihak yang bersedia memasarkan karya mereka.
