Surakarta adalah satu satu kota yang sebagian masyarakatnya masih memegang teguh budaya dan falsafah hidup, termasuk pada kain batik. Bagi masyarakat Surakarta, kain batik pun memiliki nilai filosofi yang sangat mendalam. Salah satunya pada kain batik bermotif Slobok, yang berarti longgar atau lancer.
Kain yang memiliki ukuran 246 x 106 cm ini, sering dipakai masyarakat Jawa untuk melayat kerabat atau teman yang telah meninggal dunia. Motif slobok diyakini masyarakat Surakarta dapat membantu arwah yang meninggal, agar terhindar dari kesusahan ketika menghadap kepada Tuhan Yang Maha Esa.