Salah motif indah karya daerah Cirebon, tepatnya Desa Trusmi, adalah motif sayap pengantin. Sawat Pengantin selalu identik dengan ornamen fauna berbentuk sayap burung yang sangat megah. Dalam hal pewarnaan kerap memuat latar kuning gading dan corak cokelat tua, sehingga membuat kain batik terkesan kalem, tapi elegan.
Gambar sayap burung dianggap sebagai simbol dunia atas. Selain itu, motif sawat pengantin ini dipercaya dapat memberikan perlindungan dalam kehidupan bagi si pemakainya. Bahkan berdasarkan nama yang mengandung kata pengantin, motif ini dapat diartikan sebagai sepasang pengantin.
