Ragam motif batik Ciamis dan Tasikmalaya mendapat banyak pengaruh dari batik Banyumas, Yogyakarta, dan Solo. Hal ini dapat dilihat dari corak yang dikembangkan. Salah satunya adalah variasi parang dengan warna sogan kemerahan dan hitam dengan latar belakang kuning muda kemerah-merahan, yang disebut batik sarian.
Pada mulanya tata warna pada batik tradisional Ciamis terdiri dari merah mengkudu, biru tua, hitam, dan kuning lembut kemerah-merahan. Kemudian mengalami perkembangan tata warna yang semakin dinamis dan berani.
Beberapa motif batik yang terkenal dari Ciamis di antaranya adalah lereng peuteuy, papangkah dan daun aleus. Sedangkan corak batik Tasikmalaya yang terkenal adalah renville dan bunga tulip.
