Posts Tagged: motif batik solo dan filosofinya


10
Oct 10

Melayat Bersama Motif Slobok

Surakarta adalah satu satu kota yang sebagian masyarakatnya masih memegang teguh budaya dan falsafah hidup, termasuk pada kain batik. Bagi masyarakat Surakarta, kain batik pun memiliki nilai filosofi yang sangat mendalam. Salah satunya pada kain batik bermotif Slobok, yang berarti longgar atau lancer.

Kain yang memiliki ukuran 246 x 106 cm ini, sering dipakai masyarakat Jawa untuk melayat kerabat atau teman yang telah meninggal dunia. Motif slobok diyakini masyarakat Surakarta dapat membantu arwah yang meninggal, agar terhindar dari kesusahan ketika menghadap kepada Tuhan Yang Maha Esa.


19
Sep 10

Ciri Khas dari Batik Solo

Ragam motif batik asal Solo memang dipengaruhi dengan makna-makna simbolis yang berasal dari kebudayaan Hindu. Beberapa ciri khas batik Solo banyak ditemukan pada motif-motif seperti, sawat, meru, naga, burung, dan modang.

Dari kesemuanya, secara umum corak batik Solo merupakan perpaduan dari bentuk-bentuk geometris yang berukuran kecil-kecil. Selain itu, ciri khas yang terdapat pada batik Solo adalah terletak dalam pewarnaannya.

Misalnya saja, warna batik hitam, tidak sepenuhnya hitam, tetapi lebih cenderung kecokelatan. Hampir serupa dengan warna hitamnya, dalam pewarnaan putih pada batik, unsur cokelatnya masih tetap terlihat menonjol dan kuat.

Motif batik Solo paling terkenal, diantaranya: truntum, sidoluhur, alas-alasan, dan sebagainya.