Larangan adalah salah satu motif hias kain batik yang menunjukkan tingkat kebangsawanan dalam keluarga keraton. Bahkan corak tersebut terbagi-bagi dan sangat terbatas di kalangan keraton.
Mari kita tengok ragam motif larangan yang terdapat pada batik Yogyakarta,
- Jenis parang rusak, sembagen huk dan garuda ageng adalah motif yang digunakan oleh para penguasa, putera mahkota dan permaisuri/istri raja.
- Motif semen yang bersaya garuda ganda maupun tunggal, khusus untuk pada anggota keluarga yang bergelar pangeran keturunan penguasa.
- Sedangkan, untuk motif semen tanpa bentuk sayap, kawung, rujak sate, udan liris adalah motif yang digunakan keluarga jauh bergelar raden mas.
