Posts Tagged: songket


5
Oct 10

Kain Cantik Bernama Songket Riau

Riau adalah salah satu tempat penghasil kain tenun songket yang cantik. Selipan benang emas dan perak yang membentuk pola pada kainnya, sungguh membuat yang melihat langsung terpesona.

Tidak hanya untuk perempuan, kain songket pun dapat dikenakan pada sosok lai-laki. Tempat yang memiliki tenun songket yang cantik di Riau adalah Bengkalis. Corak yang cukup terkenal adalah Pucuk Rebung.

Salah satu perajin, Ibu Elvi, mengatakan bahwa sebenarnya tenun berkembang pertama kali di daerah Siak. Namun, justru di daerah Bengkalis lah, tenun songket lebih maju. Hal ini dikarenakan regenerasi seni tenun sangat baik.


21
Sep 10

Suguhan Ragam Tenunan Silungkang

Tenun songket. Kain tenun yang satu ini memang tak perlu diragukan lagi pesonanya.  Bahkan kemilaunya tidak hanya dinikmati oleh penggemar dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Salah satu tenun yang digemari adalah Tenun Songket Silungkang, yang berasal dari Kabupaten Sawahlunto-Sijunjung, Sumatera Barat.

Dibandingkan dengan tenun songket yang lain, Tenunan Silungkang memiliki kelebihan pada ragam dan motif. Diantaranya, pecinta tenun akan disuguhkan songket ikat, songket batabua, penuh, benang dua, dan songket selendang lebar.

Melihat ragam yang unik, tak aneh jika Tenun Silungkang telah menjadi bahan ekspor ke Malaysia dan Singapura.


21
Sep 10

Teknik-Teknik Ulos yang Mengagumkan

Selama ini teknik double ikat yang sangat terkenal, adalah berasal dari Bali, kain Geringsing. Namun tak disangka bahwa pembuatan  Ulos pun ada yang menggunakan teknik double songket yang cukup mengejutkan dunia tekstil internasional.

Selain teknik double songket, terdapat juga beberapa teknik lain yang diterapkan dalam sebuah tenun Ulos. Teknik unik yang tidak kalah mempesona dalam dunia fashion, yaitu teknik tapestry yang biasa digunakan pada pembuatan karpet.

Tidak hanya dua teknik tersebut, masih ada teknik sirat yang memadukan tiga jenis sirat. Mulai dari sirat Tojuk yang ditenun, Sirat Pottir yang dijalin dan Sirat Simata yang memasukkan batu permata. Sungguh mempesona bukan?


23
Jun 10

Baju Tenun Dinikmati Pasar

Baru-baru ini perandang mode, Oscarlawalata menggelar pameran seni, budaya, dan fashion khusus dari NTT dengan judul ‘Aku, Ikat, Mereka, dan Kami’. Acara ini berlangsung sejak 27 Maret-3 April 2010 di Gedung 28 Kemang, Jakarta selatan.

Bukan sekadar untuk mencari keuntungan, Oscarlawalata yang bekerjasama dengan majalah menyelenggarakan pameran itu untuk memasyarakatkan produk kerajinan dan khususnya kain tenun ikat dari NTT dalam bentuk baju tenun.

Walaupun hanya memamerkan kain tenun NTT, diharapkan rancangan-rancangan ini dapat mengangkat budaya tenun yang terdapat di seluruh Indonesia.


23
Jun 10

Kain Tenun Songket Mampu Menjadi Komoditas Unggulan

Kain tenun songket sangat khas dengan tampilan yang gemerlap. Kemeriahan tersebut tampak karena adanya benang emas yang menjadi salah satu bahan tenunan.

Tenun songket pun sangat halus karena menggunakan bahan dasar sutra. Tak salah jika dahulu kain songket merupakan kain “milik” para bangsawan, sebagai perlambang status kekayaan mereka.

Namun, saat ini kain tenun songket telah memasyarakat dan diminati banyak kalangan. Sehingga kain tenun songket diharapkan menjadi komoditas unggulan Indonesia.

Bahkan songket diyakini dapat menembus pasar ekspor, jika mendapat sentuhan kreativitas para desainer kondang yang terbiasa membidik pasar internasional.


23
Jun 10

Tenun Melayu Asli Indonesia

Apakah anda pernah mendengar atau melihat kain tenun bermotif Palembang, bermotif Riau atau bermotif Samarinda? Ini adalah beberapa motif kain tenunan yang terkenal di kalangan masyarakat Melayu.

Proses ‘menganyam’ benang-benang menjadi kain, yang disebut menenun ini  merupakan sebagian dari budaya warisan Melayu. Salah satu kain tenun yang mencirikan budaya melayu adalah songket.

Tenun melayu telah ada sejak masa kerajaan Bintan di kepulauan Riau. Perlu diketahui bahwa kemungkinan besar dari perniagaan kerajaan Bintan lah ditemukannya tenun songket.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa budaya menenun sudah melekat sejak leluhur kita. Maka tidak salah jika Indonesia layak menjadi produsen tenun tertua dan membudaya.


23
Jun 10

Kriya Tenun

Proses pembuatan kriya tenun ada yang menggunakan teknik mesin dan alat tenun bukan mesin. Pada proses menenun dengan ATBM, benang dipasang pada alat dengan posisi membujur dan melintang seperti teknik menganyam.

Benang yang melintang horizontal [benang pakan] dirangkai dengan benang yang membujur vertical [benang lungsi]. Sehingga nantinya warna-warni dari benang akan membentuk motif tertentu.

Jenis kriya tenun yang sering dihasilkan adalah tenun ikat dan songket. Istilah ikat diambil karena sebelum ditenun, helaian benang diikat dan dicelupkan ke dalam pewarna terlebih dahulu.

Sedangkan untuk pusat kriya tenun di Indonesia menyebar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, NTB, dan NTT.


23
Jun 10

Motif Kain Tenun Menyimpan Filosofi

Berbicara motif kain tenun di Indonesia, pasti tidak ada habisnya. Terdapat banyak produsen di berbagai daerah yang memiliki kekhasan dalam motif.

Tidak hanya satu, dua buah, tetapi berpuluh bahkan beratus motif untuk setiap lokasi. Selain itu, motif-motif tersebut memiliki keragaman yang tidak lepas dari latar sejarah dan budaya bangsa Indonesia.

Adanya unsur tradisi dan adat istiadat kerap membuat motif memiliki makna filosofi. Seperti halnya pada motif batang pinang pada kain songket Minangkabau yang mengandung makna perumpamaan sifat mulia manusia, yaitu sifat lurus dan jujur.

Dan masih banyak lagi motif-motif batik yang menyimpan kekayaan makna filosofi yang menambah kekayaan budaya Indonesia.