Dibanding dengan batik, kain tenun ikat memiliki garis-garis yang tegas dan pola yang memiliki banyak sudut. Namun, hal tersebut tidak mengurangi keindahan motif kain pada tenun ikat itu sendiri.
Pada dasarnya pola motif tenun dibuat dengan cara mengikat setiap lembar benang dalam motif tertentu lalu dicelupkan ke dalam bahan pewarna. Barulah kemudian kegiatan menenun dapat dilaksanakan dengan mengikuti pola yang telah terbentuk.
Terdapat tiga jenis tenun ikat; yaitu tenun ikat lungsi, tenun ikat pakan, dan tenun ikat ganda atau double. Di Indonesia, untuk tenun ikat ganda hanya ada di Bali. Tepatnya di Tenganan, Karangasem. Kainnya dinamakan kain grinsing.
